Tags » Keliling Indonesia

JAKARTA KALA BERJALAN KAKI

Jakarta dan jalan kaki tampaknya bukan lagi kata-kata yang asing untuk dipasangkan. Trotoar yang semakin lebar dan jembatan penyeberangan orang yang semakin banyak membuat saya bisa menyelami Jakarta dalam hitungan yang lebih lambat: menikmati segala yang ditawarkan kota ini. 780 more words

Jalan-jalan

MENUNGGU MAGRIB DI PEKOJAN

Sekitar pukul lima sore, saya dan beberapa teman tiba di salah satu rumah warga di Pekojan, Jakarta Barat. Sang empunya rumah, Bang Hussein, menyambut kami di pelataran rumahnya dan mempersilakan kami masuk ke dalam. 707 more words

Jalan-jalan

RASA UNTUK SEMERU

Semeru adalah tentang rasa takut,
Terhempas di jalur berpasir menuju Mahameru,
Tertimpa batu-batu yang menggelinding dari Puncak Para Dewa,
Tersesat di jalur pendakian dan tak bisa pulang, 151 more words

Jalan-jalan

Bantul Hidden Heaven : Taman Wisata Gunung Mungker dan Hutan Pinus Prengger Dlingo

Beberapa minggu yang lalu saya ditugaskan dinas ke pedalaman Bantul, Yogyakarta dan bertemu Bapak Lurah Desa Terong. Setelah selesai diskusi terkait persiapan kunjungan Delegasi ASEAN ke Bantul di Juni nanti, sang Bapak mengajak kami mengunjungi Taman Wisata Gunung Mungker. 484 more words

BERKAWAN DENGAN PFN

Saya merayakan Hari Film Nasional tahun ini dengan berbeda. Kalau biasanya saya akan menonton film Indonesia di bioskop atau Kineforum di hari itu, kali ini saya merayakannya selama tiga hari dengan kawan baru saya: Studio Perum Produksi Film Negara (PFN). 382 more words

Jalan-jalan

JALAN DIPONEGORO 31

Balenggang pata pata
Ngana pegoyang pica pica
Ngana pebody poco poco

Lagu ‘Poco-poco’ yang disetel dari kaset mengiringi senam sore Oma saya dan beberapa temannya. Di halaman belakang sebuah rumah tua yang tidak dihuni lagi, saya menonton gerak kaki yang lincah dan mendengar gurauan yang disambung tawa para oma, sambil menggaruk kedua kaki saya yang digigit pasukan nyamuk kebun. 609 more words

Jalan-jalan

RAHASIA OPA & OMA DI LASEM

Bukan sembarang rahasia, bukan pula sembarang opa dan oma yang menyimpannya. Karena rahasia dan para sesepuh inilah yang menghidupi Lasem hingga kini.

*

Setiap gang diisi oleh rumah-rumah dengan pintu bertuliskan puisi dalam aksara Cina sebagai bentuk harapan bagi rumah dan penghuninya. 518 more words

Jalan-jalan