Tags » Kepentingan

Bermasyarakat, Berbangsa

Daoed Joesoef ; Alumnus Université Pluridisciplinaires Panthéon-Sorbonne
KOMPAS, 14 April 2015

Menilik gelagatnya kita dewasa ini tak lagi saling terikat dengan ide, melainkan dengan kepentingan. Kelihatan betapa opini human direduksi jadi sejenis debu intelektual, bertebaran ke segala penjuru, tak berdaya untuk menghimpun, tak mampu berkohesi. 1,436 more words

Human Being

Kepentingan

Selamat pagi pecinta Sabtu berseri! Sudah sarapan? Sebungkus nasi, sepotong roti, atau hanya sekedar sebait puisi? Tak mengapa, apapun sarapan Anda yang paling penting adalah kandungan nutrisinya. 345 more words

Celoteh

Sistem Politik

Sistem politik bisa dikatakan sebagai sebuah hal yang berfungsi untuk mempertahankan hukum dan ketertiban dalam suatu negara. Sistem politik ini pula digunakan untuk mengatur hubungan-hubungan eksternal di antara dan di kalangan masyarakat. 196 more words

Budaya

Kepentingan

Semua jadi benar kalau suka, semua jadi ihklas kalau suka, semua jadi sabar kalau suka, dan semua jadi halal kalau suka, dengan berbagai ayat. Semua jadi salah kalau tidak suka, semua jadi iri kalau tidak suka, semua jadi marah kalau tidak suka, dan semua jadi haram kalau tidak suka, dengan berbagai ayat juga. Itulah kepentingan.

Manusia

Drama yang Buruk

Rhenald Kasali
Founder  Rumah Perubahan
Jawa Pos, 4 October, 2014

Beberapa hari belakangan kita disuguhi beberapa drama seru. Di ajang Asian Games 2014, atlet-atlet kita, baik bulutangkis, wushu, atletik, renang, dan lain sebagainya, telah menunjukkan semangat yang luar biasa.  556 more words

Human Being

~ ANTARA PENTING & KEPENTINGAN ~

Ketika kepentingan sudah menjadi rebutan
Akan banyak hal-hal penting yang dikorbankan

Kejujuran tidak lagi menjadi hal penting
Karena kebohongan justru diperlukan
untuk meraup berbagai kepentingan… 83 more words

Catatan

Sudut Pandang Dan Kepentingan

Hujan turun sangat  lebat berderai,  mengguyur ibukota. Mungkin beberapa orang menyebutnya badai, meski aku tak sepakat. Suatu kali mendiang Presiden kedua kita (Suharto)  di penghujung karirnya pernah  berkata, “badai pasti berlalu.” Dengan senyum khas,  ia katakan itu dengan penuh kepastian. 405 more words

Kiky