Kereta terakhir berangkat tepat setengah jam lalu. Yesung seharusnya tak perlu merepotkan diri mengunjungi stasiun, namun dengan anggapan bisa saja kereta yang seharusnya ia naiki memiliki kendala di tengah jalan sehingga terlambat beroperasi—mustahil mengingat betapa sempurna dan tepat waktunya kereta didesain di negara ini—ia memilih untuk bertaruh. 1,431 more words