Tags » Maut

Gelora Penggoda Malam

dalam bayang-bayang sepinya malam
kau pertaruhkan tubuh yang rapuh
menjadi ratu diantara tamu-tamu yang terperangkap dalam birahi kotor 83 more words

Fiksi

DUA KEINGINAN

Di keheningan malam, Sang Maut turun atas hadrat Tuhan menuju ke bumi. Ia terbang melayang-layang di atas sebuah kota dan mengamati seluruh penghuni dengan tatapan matanya. 573 more words

PHILOLOGY

Ajal Pasti Menanti. Sudah Siapkah Kita?

Assalaamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh.

Bismillahi rahmaanir rahiim.

Akan ada masa-masanya kita berada di titik jenuh dengan dunia. Pergaulan. Hura-hura. Foya-foya. Hobi duniawi. Dan ingatlah bahwa itu semua hanyalah kesenangan sesaat. 566 more words

Ajal

Memenggal Medusa

I

Tenggelam di lautan biru yang di buang bersama sang ibu,
terkandung dalam rahim suci yang di balut rasa benci,
terombang ambing dalam peti di tengah samudera, 441 more words

Sajak

Ruh

Ruh yang dapat ditebas setiap saat,
Sebab kematian begitu dekat.

2012

Sajak

Risalah Maut

Pada malam terakhir itu, ia berkata;

“Setelah ini apa yang kau tuju?”
“Surga?”.
“Taman indah bernama Jannatul ‘Adn?”
“Bukan, bukan itu”. Jawabku.

“Lantas?”.
“Kematian. Ya, sebab kita begitu dekat dengannya”. 9 more words

Sajak

Sedikit Demi Sedikit

“Sadarlah dan berjaga – jagalah! Lawanmu, si iblis berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum – aum dan mencari orang yang dapat ditelannya” (I Petrus 5 : 8) 283 more words

Rohani