Tags » Paradigma

Tentang Kehidupan: Penyerahan Diri

Sia-sia menghiasi pipimu dengan air mata dan percuma saja mulutmu melawan tak henti bicara, karena kehidupan ialah panggung dimana segala hal menjadi satu tak terkendali, sebuah keniscayaan untuk dihindari, karena hadirnya ialah kepastian itu sendiri. 122 more words

PERGESERAN PARADIGMA UNTUK SELAMATKAN HUTAN INDONESIA

Kerusakan hutan dan peran Indonesia

Seperti kita ketahui, perubahan iklim (climate change) menjadi masalah global yang dihadapi dunia dewasa ini. Perubahan iklim merupakan bagian dari krisis ekologis yang mendesak untuk diatasi agar keseimbangan ekologis terjaga dan dunia menjadi tempat yang layak huni. 861 more words

7 Kegiatan yang Harus Dihindari Saat Haid, Biar Nggak Tersiksa!

Saat sedang haid, tubuh rasanya sakit semua. Belum lagi dengan kondisi emosi dan mood yang nggak stabil. Mau aktivitas seperti biasa pun rasanya susah sekali. 317 more words

Paradigma

Nikah, Motivasinya Adalah...

Ada yang pernah bilang pada saya, “sejeli apapun memilih (pasangan) tetap saja kamu tidak akan pernah tahu (dia) sesungguhnya. Bahkan biasanya kamu akan diuji dari apa yang menjadi motivasi kamu dari pernikahan itu. 593 more words

Cerita

Ta’aruf: Meraba Rasa, Bukan Menilai Raga (Bag. 2)

Lanjutan…

Selanjutnya, jika jodoh dikaitkan dengan kata “kecocokan” maka kita harus memahami pula konsep dari kecocokan itu sendiri. Ada empat perbedaan makna dari kecocokan, yang pertama kecocokan yang berlandaskan kesamaan, misalnya sarung bantal corak bunga-bunga akan cocok pula dengan seprai corak bunga-bunga. 668 more words

Cerita

Ta'aruf: Meraba Rasa, Bukan Menilai Raga (Bag. 1)

Ta’aruf, sebuah kata yang begitu familiar di telinga namun masih begitu tabu untuk diaplikasikan dalam kehidupan bagi kebanyakan orang. Ya, boleh saja jika kebanyakan orang mendefinisikan ta’aruf ini seperti “membeli kucing dalam karung”. 468 more words

Cerita

Kebencian Yang Hadir Dari Ruang Kedunguan

Dibawah remang-remang lampu cafe, ketika aku melontarkan sebuah humor baru yang tak pernah mereka dengar, pikirnya akulah yang bodoh dengan candaan tak masuk akal, menatap wajahku untuk lalu tertawa, sedangkan wajah mereka sendiri dungunya tiada tara karena saat berbicara dengan kepercayaan diri berlebih, membicarakan kekagauman pada diri sendiri, hingga cerita betapa perkasanya mereka. 419 more words