Tags » Pembohong

Serasa Ular

Di jalan panjang dan remang, aku bertemu denganmu, mulutmu terbuka dengan lidah yang bercabang mendesis dan matamu yang merah bergaris hitam di tengah, memandangku dengan pandangan yang dalam, membuatku terpesona dan tak dapat mengalihkan pandanganku sedetikpun. 114 more words

Poem

Keindahan Kematian

Bagiku kematian tidak menungguku di lorong jalan yang sepi dan panjang.

Kematian sudah bersamaku semenjak aku menghirup nafasku yang pertama. Berdampingan dengan masa laluku, masa kiniku dan masa depanku. 126 more words

Poem

Kami yang Tak Ada

Kami pernah menamakan diri kami sebagai kami karena kami pernah bersama, bertahan dalam marah dan sedih, kecewa dan bahagia, jatuh dan bangun. Demi sebuah mimpi yang barangkali takkan pernah terwujud, namun karena kami saling percaya, maka kami percaya mimpi kami akan terwujud di satu hari nanti. 160 more words

Poem

Ingin kulihat matamu dan akan kukatakan,

” Aku ingin lihat matamu.”

Pembohong

Hatiku sudah menjadi keras seperti batu kali yang terendam bertahun-tahun, meski detaknya masih berbunyi memancing deraian hujan yang selalu kunantikan, detak yang dulu pernah kita miliki dan nikmati bersama. 111 more words

Poem

Mengenalmu

Mengenalmu adalah sebuah masalah yang tak berkesudahan. Dan kau tak juga mengenalku hingga detik ini, semuanya terasa mustahil bagaikan memindahkan air laut ke daratan menggunakan sendok. 233 more words

Poem

Di Dunia Ini

Aku sudah kehilangan harapan pada;

penipu yang akan selalu menipu,

pembohong yang akan selalu berbohong,

pelakor yang akan selalu menggoda,

pengkhianat yang akan selalu berkhianat, 106 more words

Poem