Tags » Perspektif

Rumah itu di Hati

​How’s life in Jakarta?

Sabtu lalu, salah satu narasumber saya dari Belanda, Monica Stepak bertanya pada saya dalam sesi interview terbalik. Ia merekam saya dengan kamera ponselnya untuk daily vlog selama sebulan mengajar di Yayasan Nurani Insani, Petamburan, Jakarta Pusat.

185 more words
Kaca

Hoax dan Kebenaran dalam Jurnalistik

Malam itu, beberapa teman di lingkungan rumah saya tengah asyik mengamati pecahan uang kertas yang baru saja diluncurkan dan diperkenalkan Bank Indonesia. Mereka terlihat sangat terkesan dengan desain pecahan uang kertas terbaru tersebut. 685 more words

Esai

Ulasan K-Drama: Goblin Episode 12

Sunny tampak depresi setelah Grim Reaper mengungkapkan siapa dirinya yang sebenarnya. Terlebih lagi ia begitu ingin bertemu dengan Grim Reaper.

Sedangkan Grim Reaper sendiri tidak jauh berbeda. 1,380 more words

#Goblin

jawapostv

Belum banyak orang yang tahu, jawapostv itu ada. Mungkin selama ini gue disangka kerja di TV siluman kali ya (bisa iya, bisa engga tergantung lihatnya dari mana). 560 more words

Jendela

Ulasan K-Drama: Goblin episode 9

Grim Reaper menceritakan pada Eun Tak tentang berakhirnya kehidupan abadi Goblin ketika nanti Eun Tak mencabut pedangnya. Ia juga mengatakan bahwa Ia masih tetap berada di pihak Eun Tak. 1,202 more words

#Goblin

Ulasan K-Drama: Goblin Episode 8

Setelah insiden dimana Goblin tidak sengaja mendorong Eun Tak hingga terlempar, Goblin membawa pulang Eun Tak yang saat itu pingsan. Ketika terbangun, Goblin meminta maaf pada Eun Tak atas apa yang dilakukannya. 1,491 more words

#Goblin

Ulasan K-Drama: Goblin Episode 7

Setelah mendaratkan ciuman pertamanya pada Goblin, Eun Tak menutup matanya karena malu. (First kiss, guys :D)

Karena Eun Tak tidak berhasil mencabut pedang, Goblin meminta kembali barang-barang yang ia berikan pada Eun Tak, tidak terkecuali kartu kredit yang diberikan pada Deok Hwa, serta kepemilikkan rumah yang diberikan pada Grim Reaper. 1,570 more words

#Goblin