Tags » Punggawa

Punggawa, 21 Chapters Left. Maaf yang Sulit.

Tidak. Tidak hujan hari ini. Beberapa orang menyebutnya gerimis. Aku lebih suka menyebutnya ini hanyalah udara yang mengembun perlahan, namun enggan jatuh. Aku duduk di pelataran tanpa alas dan tanpa atap. 326 more words

Arin

Punggawa, 22 Chapters Left. Dering Malam.

…sepanjang jalan kenangan, kita selalu bergandeng tangan… sepanjang jalan kenangan, kau memelukku mesra… hujan yang rintik-rintik di awal bulan itu… menambah nikmatnya malam syahdu…

Ketika pertama kita terpisah jarak yang begitu jauh, kau bilang nyanyian ini dapat membuatku selalu ingat akan dirimu. 297 more words

Arin

Punggawa, 23 Chapters Left. Ironi Pengantar Surat.

Pembicaraan David tadi siang masih saja terus membuatku memutar isi kepala dan bimbang. Promo yang dilakukan salah satu jasa pengiriman surat yang ingin menyaingi Pos, sampai hingga mulut anak-anak yang berbicara cinta dalam bahasa dewasa menggunakan kostum putih-biru. 2,215 more words

Arin

Punggawa, 24 Chapters Left. Jompo Kedua.

Jompo keduaku berbeda dengan jompo pertama. Bukan seorang pria tua lulusan militer atau seseorang yang angkuh terhadap kasih sayang. Melainkan seorang wanita tua yang awalnya digandeng masuk oleh seorang juru masak yang ada disini. 1,480 more words

Arin

Punggawa, 25 Chapters Left. Hari Memeluk.

            Beberapa hari ke depan, aku akan resmi menggantikan Frian dan pergi ke Brasil. Aku sudah tidak lagi harus bertemu Frian pada perempatan, berburu foto fajar, dan menunggu fotoku dinilai oleh Frian. 1,413 more words

Arin

Punggawa, 26 Chapters Left. Perempatan Menuruni Bukit.

Sama seperti kemarin dan beberapa hari sebelumnya. Aku menunggu Frian di perempatan depan mesjid. Selepas subuh aku dan Frian gemar memburu foto fajar dari beberapa meter dari ketinggian ini. 948 more words

Arin

Punggawa, 27 Chapters Left. Kerumitan Cinta.

Malam itu kamarku dipenuhi oleh obrolan mengenai laki-laki. Pembicaraan Wanda dan Irsa mengenai laki-laki terasa memenuhi ruangan saat itu. Irsa yang paling muda, bercerita mengenai seseorang yang ditemuinya di kantor. 906 more words

Arin