Tags » Ruang Fiksi

Perkara Cita-Cita

Sebuah bebek plastik mengeluarkan suara kwek yang serak dan parau seperti sedang sekarat, ketika terinjak telapak kaki Halimah. Ia pungut lalu simpan di saku celana. … 568 more words

Ruang Fiksi

Lelaki Yang di Dahinya Tertulis Kata-Kata

Meski lelaki itu tak menghendaki, lagi-lagi sebuah tanggal lahir dan segera menelan tubuh lelaki itu begitu subuh pecah di timur.

“Tak adakah cara untuk membebaskan diri dari gelap-kelok-panjang usus waktu?” 569 more words

Ruang Fiksi

Bekas Luka Shanice

You are beautiful,” bisik seseorang. Bisikannya tidak merupakan buah dari keraguan, melainkan upaya  membangun keintiman.

You’re lying,” balas seseorang yang tergeletak di lantai ruang olah raga. 1,462 more words

Ruang Fiksi

Teror Hujan

Kemalangan turun serupa hujan. Kuyupkan kami dengan darah dan kesedihan. Membanjir, hanyutkan jengkal-jengkal sejarah setiap rumah. Menjadikan mata kami satu-satunya kuburan bagi setiap kematian.

Hujan-hujan terus turun dan pohon-pohon sibuk melipat dedaunan. 22 more words

Ruang Fiksi

Ulang Tahun Pertama

Di parkiran SD Bumi Mulia, di bawah pohon angsana, sebuah mobil warna merah mengilap terparkir sejak sepuluh menit yang lalu. Di jok pengemudi Lisa sibuk berkutat dengan telepon genggam. 1,798 more words

Ruang Fiksi

2. Percakapan (satu)

Susi: “Halo. Mas, Susi hamil.”

Laki-laki 1: “… eh … hem … apa? … gimana?”

Susi: “Hamil, mas, hamil! Susi hamil!”

Laki-laki 1: “Be-beneran?”

Susi: “Ya, iyalah!” 257 more words

Ruang Fiksi

1. Di Toilet

Kesiur angin menyelusup melalui kisi-kisi ventilasi tepat di atas liang kloset. Menyusup ke beha-kancut, memeluk sesosok tubuh yang kaku terduduk di atas genangan air kencing yang belum dibanjur. 272 more words

Ruang Fiksi