Tags » ---> Takdir

Langit mendung terasa berat menggelayut, dan satu dua titik hujan turun perlahan bagai air mata yang sudah ditahan sekian lama, semendung dan sekelam hatiku ketika dihajar kesedihan yang tak berkesudahan. 40 more words

Poem

Dalam Ikhtiar Ada Takdir

Pernah suatu ketika, ada lulusan sarjana baru yang sedang mencari pekerjaan. Lamaran sudah banyak disebar, kenalan-kenalan sudah dikontak, berbulan-bulan sudah berlalu, jangankan diterima bekerja, panggilan… 717 more words

Ikhtiar

2. Kesendirian

Sekarang, insan ini menunggu pada takdir raga dan jiwa, untuk menemani menempuh laut dan gunung dunia ini, dengan alat yang bernama sendiri aku berjalan. Melacak siapa yang harusku raih dengan Kata-kata, menemukan apa yang bernilai dan tepat guna. 160 more words

Insan

Memori Takkan Mati

“Penerimaan adalah permulaan kepada ikhlas. Untuk menerima kita perlukan keberanian.”

Dalam mengharungi kehidupan tidak setiap kejadian berlaku sesuai dengan apa yang kita mahukan. Apabila sesuatu perkara berlaku bukan atas kehendak kita, di sini kita belajar tentang penerimaan. 307 more words

Tentang Takdir

Berhembus takdir yang akan menentukan langkah, seperti bunyi burung cuit yang sudah menghitung akhir dengan berputar-putar di atas atap rumah. Semua sudah pasti. Tinggal pandai-pandailah menggunakan hari demi hari. 152 more words

Poem

Jika hidup sudah menakdirkan demikian maka terjadilah demikian, jadi marilah kita berlayar bersama menjalani apa yang sudah ditakdirkan.

Kapal milik kita akan senantiasa dihantam gelombang kehidupan, kadang gelombang setinggi bukit membawa kapal ke atas lalu tiba-tiba terhempas kembali membuat kita mabuk, kadang gelombang kecil yang mengayun-ayunkan kapal hingga kita terlena dan tertidur di bawah panas matahari yang menyengat. 59 more words

Poem

Melepasmu Pergi

Mulai detik ini juga, aku ikhlas melepasmu pergi.

Bukan berarti sudah tak ada cinta di hati.

Namun ini adalah suatu keharusan yang aku jalani.

Aku menerima keputusanmu yang memang menyayat hati. 207 more words

Kisah Merah Jambu