Tags » ---> Takdir

DESTINY

Hai. Surat elektrik ini berbeda dari surat yang sebelumnya aku sempat kirim untukmu. Karena landasan aku menulisnya bukan untuk membuatmu semangat menjalani kehidupan. Namun karena lidahku cukup kelu untuk berucap, sedangkan jemari cukup pecundang untuk langsung menerima balasanmu. 142 more words

Imajinatif

Belajar Sabar

Melupakan adalah cara terbaik untuk mengingat.

Tagline dari buku yang sedang saya baca, forgotten. Saya punya kebiasaan untuk bawa buku bacaan ke kantor karena perjalanannya yang jauh.

823 more words
Thought

Lukisan Cat Minyak Pertama

Judul lukisan: “Senja di Sebuah Danau” – 1996

Liburan semester cukup singkat. Hmmm… ya, kuliah Tingkat Persiapan Bersama (TPB) alias tingkat satu di Institut Pertanian Bogor ku lalui dengan susah payah. 857 more words

Karir

Takdir dan Rasio Closing LIMRA

Suatu pagi di sebuah sesi training untuk para sales asuransi jiwa, tiba-tiba dari mulut ingin menyampaikan sebuah kata-kata yang setelah saya pikir-pikir JLEB juga ya…. 310 more words

Artikel

Kalah !

Takdir adalah satu-satunya yang mengalahkanku.

Mengalahkan segala usaha dan perjuanganku.

Tapi aku tidak menyesal,

karena telah menyia-nyiakan waktu untuk berjuang.

Setidaknya aku telah mencoba untuk memperjuangkan sesuatu yang aku sayangi dan cintai. 38 more words

Story Of My Life

Bicara tentang takdir

Day 2 #20daysbloggingchallenge

Ketika kita berada disuatu titik,  setelah melalui perjalanan panjang dan kita mencapai goal tertentu. Pernahkah kita bertanya, apakah ini hasil kerja keras kita ataukah sebuah belas kasih dari Tuhan. 120 more words

Kehidupan

Algoritma Tuhan

Hidupku sudah terencana. Semuanya sudah dipersiapkan dan diatur. Ada yang merencanakan agar aku bisa melakukan sebuah rencana. Hayoloh rencana-ception deh. Semuanya tertulis di Algoritma Tuhan. Kadang aku ditempatkan disebuah kondisi dengan percabangan pilihan. 329 more words

Menulis