Tags » Teman

Terangmu untuk Gelapku

Selalu ada “yin” untuk “yang” mu. Selalu ada “hitam” untuk “putih”mu. Selalu ada “terang” untuk “gelap”mu. Maka pelengkap kegelapan saya adalah dua orang teman yang terpisah oleh jarak tapi dekat di hati saya. 242 more words

Life

Bookstore

I’m now at Togamas bookstore. I just noticed that despite having been here very often, I never went to this bookstore with a friend.
I always went alone. 50 more words

Bookstore

In Memoriam

Kamis lalu saya baru saja tiba di Jakarta untuk urusan pekerjaan. Sembari sedang beristirahat, teman saya Sally, menelepon dan berujar, “Cha, Ince sudah gak ada!” 433 more words

Cinta

Tulisan Malam

malam ini ingin berbagi hal yang sekadar pikiran kecilku tentang apa yang aku jalani. ini bukan curhatan, hanya tulisan yang berasal ari obrolanku dengan diri sendiri. 424 more words

Celotehku

mengontrol diri (amarah)

saya melihat kaca. kedua mata saya masih bengkak. dua malam yang benar-benar melelahkan bukan main. fisik saya sudah agak menurun akhir-akhir ini entah kenapa. hari sabtu ini awalnya diluangkan untuk keluarga dan am, tapi dibatalkan saja karena mungkin butuh satu hari untuk beristirahat, lebih sering mematikan handphone dan sesekali mengerjakan tugas seperti biasanya. 461 more words

Opportunity Cost

Kemarin aku telponan, obrol panjang lebar sama Tyo, temanku sejak kuliah dulu. Pertengahan puasa kemarin, dia ke Semarang ketemu aku dan sempat cerita tentang rencananya ikut kapal, sehabis lebaran, berharap gaji tetap sekitar 1 juta per bulan untuk bisa membiayai hidup istri dan anaknya di Banjarnegara. 276 more words

Teman

GUE

Haha. Judulnya egoistik (?) sekali. Kembali lagi di dunia gue dimana gue suka curhat tentang percintaan gue yang sebenarnya myself-oriented ini.

Kali ini aku –> tetiba jadi pakai aku, ugh dasar penulis ga konsisten! 667 more words

Cinta