Tags » To Be Honest

Memesrai Kabut

Sebegini sore. Antara menangkap desau, suaramu, siul angin, lalu suaramu, deras rindu, lagi suaramu.

Tak banyak tempat yang dapat membuatku kerasan. Disini aku suka sekali memandangi pucuk-pucuk pohonan di kejauhan. 113 more words

Puisi

True That

“It doesn’t take being an animal to know that people are crazy.”

Let's Talk About It: Self-Care

“Treat yourself as you would a good friend.”

-Kristin Neff

Cover image by Michelle Wingard

For the month of February, let’s focus on taking care of ourselves in the everyday moments, little and big.  411 more words
Notes

“Who am I?”

Who am I to say, “They won’t come to You”?

I sit here as if I am wise enough,

Thirsty enough,

Good enough to know that… 179 more words

Writing

Simply Confessing

Yang terakhir terjadi adalah kamu menyelinap ke dalam setiap rongga kapiler di laring leherku. Merentak-rentak, menolak, menarik, mengikat, lalu menyesap bernapas oksigen berdua berlama-lama. Aku menyerah saat kamu mengatakan tanganmu akan berdiam sebentar disana selepas itu menggelisir gemetar dan merembes ke bawah permukaan kulitku, menetes menjadi titik imaji yang kuhembuskan ke angkasa, bersisian dengan Soyuz menjelajah segala rupa ruang marcapada. 41 more words

To Be Honest