Tags » UU Pornografi

Dialog Pasutri: Bahayanya Pendidikan Seks ala Liberalis

Sudah 15 tahun pemerintah RI mencanangkan program pendidikan seks kesehatan reproduksi remaja.
Benarkah jika seorang remaja telah memahami pendidikan kesehatan reproduksi ini lantas ia manjauhi perilaku seks bebas? 2,885 more words

Ghazwul Fikri

Putusan Kasasi Ariel

Pada tanggal 27 Juli 2011 dalam putusannya Nomor 1320 K/Pid.Sus/2011 Mahkamah Agung menolak Kasasi dari Nazriel Irham alias Ariel Peterpan dengan alasan bahwa Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tinggi tidak salah dalam menerapkan hukum. 60 more words

Ilmu

Hukum Melihat Gambar dan Film Porno

Akhir-akhir ini, sekalipun UU Pornografi sudah disahkan, kelihatannya anasir-anasir pornografi masih merajalela di mana-mana. Bahkan dengan sangat mudah, pengguna internet mengakses gambar-gambar dan film-film porno. Ini menunjukkan efektivitas UU Pornografi ini dipertanyakan. 608 more words

Agama

Maria Farida Indrati

Suara Lain

Kekuatan dalam menghadapi kehidupan dibangkitkan dari semangat yang terus membara dalam dirinya

Pertemuan ini terjadi pada situasi ketika jutaan mata menatap pada perkembangan kasus dugaan korupsi yang menimpa salah satu hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

1,692 more words
Mewangikan Nama Indonesia

Pornografi Agama Tak Lagi Berdaya

Agama sebagai penjaga moral tampaknya sudah tak berdaya lagi untuk menanamkan nilai-nilai pengendalian diri dalam diri manusia Indonesia menghadapi arus perubahan jaman yang begitu cepat dan global. 524 more words

UU PORNOGRAFI

Pornography

Act (Act) Pornography is a legal product in the form of a law regulating pornography. This Act passed into law in the House of Representatives plenary session on October 30, 2008. 1,084 more words

UU PORNOGRAFI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PORNOGRAFI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PORNOGRAFI

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
1.Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat. 2,259 more words

UU PORNOGRAFI